KOMPETENSI
DASAR 4
PERANCANGAN
JARINGAN NIRKABEL
1.
Identifikasi
kegiatan survey (koordinat, zona, channel, noise)
Survey lokasi
a.
Tentukan koordinat letak kedudukan station, jarak udara
terhadap BTS dengan GPS dan Kompas pada peta
b.
Perhatikan dan tandai titik potensial penghalang(obstructure)
sepanjang path
c.
Hitung SOM, path dan accessories loss, EIRP, Freznal
zone, ketinggian antenna
d.
Perhatikan posisi terhadap station lain, kemudian potensi
hidden station, over shoot, dan test noise serta interferensi
e.
Tentukan posisi ideal Tower, elevasi, panjang kabel dan
alternative seandainya ada kesulitan dalam instalasi
f.
Rencanakan sejumlah alternative metode instalasi
2.
Penentuan
Kapasitas Jaringan wireless
a. IEEE
802.11a
b. IEEE
802.11b
c. IEEE
802.11g
d. IEEE
802.11n
3.
Penentuan Topologi
jaringan Wireless
a.
Independent Basic Service Set (IBBS) : AdHoc sering
disebut Independent Basic Service Set (IBBS). Jaringan AdHoc terbentuk bila
antara client wireless yang dilengkapi dengan wireless LAN Card saling
terhubung satu sama lain secara langsung. Pada jaringan ini tidak memerlukan
perantara seperti access point atau perangkat lainnya. Topologi Adhoc ini
memiliki beberapa kelemahan. Jika client yang terhubung semakin banyak, maka
proses transmisi data akan semakin lambat. Kelemahan lainnya, karena tidak
adanya access point yang dijadikan consentrator pada topologi ini, menyebabkan
tidak adanya perangkat yang bisa mengatur wireless client yang tekoneksi.
Collusion atau tabrakan pun sangat mungkin terjadi
b.
Basic Service Set : Koneksi antar wireless client pada
topologi ini diperantarai oleh sebuah perangkat access point. Setiap wireless
client yang ingin terhubng dengan client lainnya harus terhububung dulu dengan
access point yang digunakan.
c.
Extended Service Set : Pada topologi ESS terdapat lebih
dari satu access point yang digunakan. Tujuannya adalah untuk menjangkau area
yang lebih jauh lagi. Jadi, bisa dikatakan topologi ESS ini merupakan gabungan
atau kumpulan dari topologi BSS. Pada topologi BSS atau ESS, kita bisa
memadukannya dengan jaringan kabel. Koneksi ini biasa disebut infrastruktur,
dimana wireless client dapat terhubng dan berkomunikasi dengan client lain pada
jaringan kabel.
4.
Mengidentifikasi
interkoneksi perangkat jaringan
a.
PC
b.
HUB
c.
SWITCH
d.
ROUTER
e.
BRIDGE
f.
ACCESS POINT
g.
WIFI ADAPTER
h.
LAPTOP
5.
Kondisi
Channel
Channel dapat
diibaratkan seperti sebuah jalan. Peralatan wireless yang mendukung standar
protocol 802.11a/b/g yang menggunakan frekwensi 2, 4 GHz mempunyai jumlah 14
channel. Pemasangan Access Point dengan menggunakan frekwensi 2, 4 GHz lebih
dari satu dalam satu ruangan atau area, harus memperhatikan channel agar tidak
terjadi interferensi antar access point yang nanti dapat mengakibatkan
kerusakan data.
6.
Interferensi
Beberapa
sumber noise:
a.
Natural noise, adalah noise dari atmosfer dan galaksi
b.
Manmade noise, adalah sinyal RF yang diambil oleh antena.
Termasuk microwave oven, telepon cordless, dan indoor WiFi
c.
Receiver noise, adalah noise yang dihasilkan oleh
rangkaian internal penerima
d.
Interferensi dari jaringan lain, adalah interferensi yang
disebabkan oleh jaringan wireless lain yang bekerja pada band yang sama
e.
Interferensi dari jaringan sendiri, adalah terjadi jika
kita menggunakan frekwensi yang sama lebih dari satu kali, menggunakan channel
yang tidak mempunyai cukup jarak /spasi antar channelnya, atau menggunakan
urusan frekwensi hopping yang tidak benar.
f.
Interferensi dari sinyal out of band, adalah disebabkan
oleh sinyal yang kuat di luar frekwensi band yang kita gunakan, misalnya
pemancar FM, AM, atau TV, pager, radio CB.
Strategi penanggulangan Interferensi : Gunakan
antena sectoral atau antena pengarah / narrow band dengan penguatan tinggi.
Biasanya sangat efektif untuk mengurangi interferensi terutama di daerah yang
spectrum-nya sangat padat sekali.
a.
Gunakan jalur-jalur yang pendek, jangan berusaha
membangun sambungan jarak jauh.
b.
Pilih frekuensi yang tidak banyak digunakan oleh stasiun
lain.
c.
Ubah / ganti polarisasi antenna.
d.
Atur azimuth antenna.
e.
Ubah lokasi peralatan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar